PROGRAM PENINGKATAN KESEHATAN REMAJA MELALUI POSYANDU REMAJA
PDF

Keywords

Kenakalan
remaja
kesehatan reproduksi
gizi
posyandu remaja

Abstract

Kemajuan teknologi di dunia sangat begitu pesat termasuk di Indonesia, dengan perkembangan teknologi yang pesat maka  berkembang juga permasalahan remaja di Indonesia. Ada yang menjurus ke hal positif dan juga ke hal yang negatif di berbagai kota besar di Indonesia, sekitar 20 hingga 30 persen remaja mengaku pernah melakukan hubungan seks. Tujuan Kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan peran remaja dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi posyandu remaja, serta menciptakan wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat. Pada masa ini remaja mengalami banyak tantangan baik dari diri sendiri maupun dari lingkungan, apabila pada masa ini remaja tidak mampu menghadapinya maka akan menyebabkan remaja mengalami masalah kesehatan yang kompleks. Metode yang dipakai meliputi survey, musyawarah Masyarakat Desa, pelatihan kader posyandu, pemeriksaan remaja dan pembentukan posyandu remaja. Kegiatan dilaksanakan tanggal 1-20 Juni 2019. Hasilnya didapatkan jumlah remaja di Desa Krecek  ada 852 remaja dengan sampel yang diambil 92 remaja yang aktif di kegiatan karang taruna. Dari tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi  63 remaja pengetahuannya baik dan 28 remaja pengetahuannya kurang. Terdapat 74 remaja yang melakukan kenakalan dan yang hamil diluar nikah ada 3 remaja. Pembetukan posyandu remaja yang dapat digunakan sebagai wadah para remaja untuk menciptakan wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat, meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, gizi, mengurangi kejadian kenakalan pada remaja.
PDF