Abstract
Latar belakang : Biji pepaya mengandung senyawa alkaloid karpain dan flavonoid quersetin yang berperan sebagai antibakteri. Dalam penelitian ini, mikroemulsi digunakan sebagai sistem penghantaran secara topikal, karena ukuran partikelnya kecil, dapat meningkatkan penetrasi obat, dan bersifat stabil secara termodinamika. Tujuan : mengetahui formula terbaik untuk menghasilkan aktivitas antibakteri pada staphylococcus aureus Metode : Mikroemulsi ekstrak biji pepaya dengan sistem M/A dibuat dengan perbandingan konsentrasi surfaktan (Span 80-Tween 80) dan kosurfaktan (Propilenglikol) yaitu 7:1, 8:1 dan 9:1. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian, mikroemulsi ekstrak biji pepaya dengan perbandingan surfaktan dan kosurfaktan 8:1 merupakan formula yang terbaik dilihat dari karakteristiknya. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram. Data aktivitas antibakteri dianalisis dengan One Way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%dan jika signifikansi p < 0,05 dilanjutkan dengan LSD. Simpulan dan saran : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mikroemulsi ekstrak biji pepayamemiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata daya hambat formula 7:1 mm (7,87 mm), 8:1 (8,80 mm), dan 9:1 (6,80 mm), kontrol positif (22,00 mm), dan kontrol negatif (0 mm). Â Perlu dilakukan analisa kandungan senyawa terpurifikasi pada ekstrak biji pepaya yang berperan sebagai antibakteri.References
Akujobi, CN, CN Ofodeme, dan CA Enweani. 2010. Determination of Antibacterial Activity of Carica papaya (Paw-Paw) Extracts. Nigerian Journal of Clinical Practice, 12(1), 55-57.
Aravind, G, Debjit Bhowmik, Duraivel S., dan Harish G. 2013. Traditional and Medicinal Uses of Carica papaya.Journal of Medicinal Plants Studies, 1(1).
Caesar, Rahma Yuanita, Indri Hapsari, dan Binar Asrinng Dhiani. 2014. Formulasi dan Aktivitas Antibakteri LotionMinyak Atsiri Buah Adas (Foeniculum vulgare Mill). Media Farmasi, 11(1), 41-54.
Fauzi, Aceng Ridwan dan Rina Nurmalina.2012. Merawat Kulit & Wajah. Jakarta:Kompas Gramedia.
Hendradi, E., Purwanti, T., Suryanto, A.A. 2012.Karakterisasi Sediaan dan Uji Pelepasan Natrium Diklofenak dengan Sistem Mikroemulsi dalam Basis Gel HPMC.PharmaScientia I.
Ismiati, Nur dan Trilestari. 2014. Pengembangan Formulasi Masker Ekstrak Air DaunAlpukat (Persea Americana Mill) sebagai AntibakteriStaphylococcus aureus untuk Pengobatan Jerawat. Pharmaciana, 4(1), 45-52.
Jawetz E, Melnick, Aldelberg EA. 2005.Mikrobiologi kedokteran.Jakarta: Salemba Medika.
Jufri, Mahdi, Asisnmar Binu, dan Julia Rahmawati. 2004. Formulasi Gameksan dalam Bentuk Mikroemulsi.Majalah Ilmu Kefarmasian, 1(3), 160-174.
Kasenda, J.C., Pulina V. Y. Y, dan Widya Astuty L. 2016.Formulasi dan penggunaanAntibakteri Sabun Cair Ekstrak Etanol Daun Ekor Kucing (Acalypha hispida Burm. F) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSTRAT, 5(3).
Kumesan, Yuni Arista N, Paulina V.Y, Yamlean, dan Hamidah S. Supriati.2013, Formulasi dan Uji Aktivitas Gel Antijerawat Ekstrak Umbi Bakung (Crinum Asiaticum L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus secara in Vitro.PHARMACON JurnalIlmiah Farmasi, 2(02), 18–27.
Lakshmi J, Kumar BA, Gupta S. 2013. Investigation of Microemulsion as a Potential Carrier for Advanced Transdermal Delivery: An Overview. Int. J. Pharm. Sci, 20 (2), 51-59.
Mailuhu, Marlyne, Max R.J. Runtuwene dan Harry S.J. Koleangan. 2017.Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Kulit Batang Soyogik (Saurauia Bracteosa Dc).Chem. Prog., 10(1).
Nirosha, N dan R. Mangalanayaki. 2013. Antibacterial Activity of Leaves and Stem Extract of Carica papaya L.International Journal of Advances in Pharmacy, Biology and Chemistry, 2(3).
Robinson, T. 1995. Kandungan Bahan Organik Tinggi. Bandung: ITB.
Sulastri, Evi, Cristadeolia Oktaviana, dan Yusriadi. 2015. Formulasi Mikroemulsi Ekstrak Bawang Hutan dan Uji Aktivitas Antioksidan.Jurnal Pharmascience, 2(2), 1-14.
Syarifah F., Dina Mulyanti, dan Sani Ega Priani. 2015. Formula Edible Film Ekstrak Biji Pepaya (Carica papaya L.) dan Uji Aktivitasnya terhadap Bakteri Klebsiella Pneumoniae dan Staphylococcus aureus. Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba, 404 - 414.
Yati, Kori, Henny Lucida, dan Elfi Sahlan Ben. 2011. Evaluasi Stabilitas Fisik Natrium Askorbil Fosfat Berbasis Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil). FARMASA
INS, 1(3).
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Â
ISSN Print:Â 2355-6498
ISSN Online:Â 2442-6555
Printed by LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiyata Kediri

